PAGARALAM – Jembatan Tebat Gheban yang berada di Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagar Alam Utara yang sempat mangkrak pembangunannya akan kembali dibangun kembali.
Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, bersama Ketua dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan,melakukan peninjauan langsung Jembatan Tebat Gheban yang berada di Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagar Alam Utara pada Rabu/14/01/2026/.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi jembatan yang dinilai memiliki peran strategis dalam menunjang infrastruktur daerah, khususnya sebagai akses transportasi dan pengembangan wilayah Kota Pagar Alam.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ludi Oliansyah menyampaikan bahwa saat ini tren destinasi wisata nasional terbagi menjadi dua kategori utama, yakni wisata laut dan wisata pegunungan. Kota Pagar Alam sendiri memiliki keunggulan pada sektor wisata pegunungan dengan keberadaan Gunung Dempo.
“Alhamdulillah, Pagar Alam memiliki potensi wisata gunung. Namun, potensi ini harus diimbangi dengan dukungan infrastruktur yang memadai, terutama akses jalan. Seiring meningkatnya jumlah wisatawan, volume kendaraan juga akan bertambah dan berpotensi menimbulkan kemacetan,” ujar Wali Kota.
Wali Kota menjelaskan, ruas jalan di kawasan Jembatan Tebat Gheban kini telah berstatus sebagai jalan Provinsi. Kedepan apabila jembatan tersebut kembali dibangun, kendaraan besar khususnya angkutan antar Provinsi, tidak lagi melintas di dalam kota Pagar Alam, melainkan dialihkan melalui jalan lingkar timur.
Terkait pembangunan kembali jembatan yang mangkrak, Wali Kota sangat berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sehingga dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026 hingga 2027.
“Mudah-mudahan pada 2027 jembatan ini sudah teranggarkan dan pembangunannya dapat diselesaikan. Tentunya dengan dukungan DPRD Provinsi Sumsel, khususnya Komisi IV, kami berharap pembangunan ini dapat terwujud dengan cepat dan sukses demi kemajuan Kota Pagar Alam,” pungkas Wali Kota.Ungkapnya
Sementara Topik warga Kota Pagar Alam mengharapkan agar pembangunan jembatan Tebat Gheban Kelurahan alun dua,Kecamatan Pagar Alam Utara,Kota Pagar Alam,Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bukan sekadar wacana.
“Nanti jangan sekedar omon-omon saja,ini merupakan tuntutan riil atas kebutuhan infrastruktur yang krusial, terutama yang mangkrak atau terhenti selama kurang lebih sepuluh tahun tahun ini,” tegasnya, Sabtu (17/1/2026).
Dikatakan dia, mengenai jembatan mangkrak yang menghubungkan antar desa salah satunya ke petani dan simpang empat Tanjung Aro agar Pemerintah Kota Pagar Alam perlunya tindakan nyata.
“Wajar jika kami masyarakat mengharapkan meski ini bukan janji politik sebagai Kepalah Daerah bukti dan janji dari kenerja yang nyata bisahkah ditepati oleh Pemerintah untuk melanjutkan pembangunan ini karena Walikota sudah berulang kali meninjau jembatan yang lama mangkrak ini sejak dilantik menjabat sebagai Walikota Pagar Alam 2025. tentuntunya ini bukan sekadar wacana saja atau omon-omon jika
untuk mendorong Kamajuan agar Kota Pagar Alam kedepanya lebih maju lagi dengan adanya tindak nyata dari Pemerintah untuk kepentingan infrastruktur masyarakat Pagar Alam,” ungkapnya. (Len)













