BeritaDAERAH

Wali Kota, Ketua DPRD dan Kapolres Prabumulih Tinjau Posko Siaga Karhutla

10
×

Wali Kota, Ketua DPRD dan Kapolres Prabumulih Tinjau Posko Siaga Karhutla

Sebarkan artikel ini

PRABUMULIH – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih bersama Polres Prabumulih meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat diperparah fenomena El Nino.

Sebagai langkah antisipasi, sebanyak empat posko siaga didirikan dan dioperasikan selama 24 jam. Posko tersebut berada di kawasan Taman Murni, Delinom, Prabumulih Barat, dan Prabumulih Selatan.

Posko siaga ini disiapkan sebagai pusat koordinasi dan respons cepat terhadap kejadian karhutla, sekaligus untuk mendukung distribusi air bersih apabila masyarakat terdampak kekeringan.

Kesiapan posko ditinjau langsung Wali Kota Prabumulih H. Arlan bersama Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., Ketua DPRD Prabumulih H. Deni Victoria, S.H., M.Si., Sekretaris Daerah H. Elman, S.T., M.M., serta Kepala Pelaksana BPBD Kota Prabumulih Sriyono, S.H., Selasa (4/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memastikan kesiapan personel, peralatan pemadam, kendaraan operasional, serta sarana pendukung lainnya untuk menghadapi kemungkinan keadaan darurat.

“Jika ada kejadian karhutla, personel langsung bergerak melakukan pemadaman. Selain itu, juga menyalurkan air bersih jika ada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wali Kota Prabumulih H. Arlan.

Menurut Arlan, keberadaan posko siaga merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau dan potensi bencana yang menyertainya.

“Ini bentuk kolaborasi antara Pemkot, Polres, TNI, BPBD, dan seluruh pihak terkait. Personel disiagakan selama 24 jam untuk memberikan respons cepat,” tegasnya.

Ketua DPRD Imbau Warga Waspada

Sementara itu, Ketua DPRD Prabumulih H. Deni Victoria meminta masyarakat turut berperan dalam mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan.

Ia berharap upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah bersama aparat dapat menekan potensi kebakaran serta meminimalkan dampak asap terhadap masyarakat.

“Mudah-mudahan dampak asap kebakaran lahan cepat diatasi,” ujar Deni.

Polres Perkuat Pencegahan

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto mengatakan, wilayah Prabumulih perlu terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla selama musim kemarau.

Meski hingga peninjauan dilakukan belum ditemukan titik api, menurutnya langkah pencegahan harus tetap diperkuat sejak dini.

“Sejauh ini belum ada titik api. Namun potensi karhutla dan dampak kekeringan harus diantisipasi sejak dini. Karena itu personel kami bersama pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait terus bersinergi untuk melakukan pencegahan,” ungkap Gunarto.

Dengan beroperasinya empat posko siaga selama 24 jam, Pemkot Prabumulih berharap setiap potensi karhutla maupun dampak kekeringan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi, sehingga risiko kerugian serta gangguan terhadap masyarakat dapat diminimalkan.