Lahat – Kisah haru datang dari keluarga Bapak Tugiman, warga Bukit Timur, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, yang sempat menjadi perhatian publik usai diduga menjadi korban penipuan agen travel umroh asal Jakarta, yakni J Travel.
Kasus tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial dan hingga kini masih dalam tahap penyidikan oleh pihak Polres Lahat.
Berdasarkan keterangan Bapak Tugiman bersama istrinya, sebelumnya mereka dijanjikan akan diberangkatkan umroh oleh pihak J Travel pada tahun 2025. Namun, seiring berjalannya waktu, kepastian keberangkatan yang dijanjikan tidak kunjung didapatkan oleh para jamaah.
Berbagai upaya pun telah ditempuh para korban, mulai dari mediasi, pelacakan dana, hingga pelaporan kepada pihak berwajib. Namun hingga saat ini, uang para jamaah disebut belum dikembalikan dan proses hukum masih berjalan tanpa adanya penetapan keputusan perkara.
Meski sempat mengalami kegagalan berangkat umroh akibat dugaan penipuan tersebut, sejumlah jamaah akhirnya memilih mengambil langkah baru demi mewujudkan niat mereka untuk beribadah ke Tanah Suci Mekkah Al-Mukarramah dan Madinah Al-Munawarah.
Bapak Tugiman beserta istrinya kemudian memutuskan untuk bergabung melalui agen travel resmi El Fajr. Setelah keputusan itu diambil, proses administrasi keberangkatan pun segera dilakukan dan kini keduanya telah mempersiapkan diri menuju keberangkatan umroh.
Rasa haru dan bahagia terlihat jelas dari wajah pasangan tersebut. Meski sempat mengalami pengalaman pahit akibat ulah agen travel yang tidak bertanggung jawab, kini impian mereka untuk berangkat ke Tanah Suci perlahan mulai terwujud.
Kepastian jadwal keberangkatan, itinerary perjalanan yang jelas, pelayanan yang terstruktur, hingga legalitas izin PPIU yang resmi menjadi alasan utama mereka kembali percaya untuk melanjutkan perjalanan ibadah umroh.
Pada Senin (29/06/2026), Bapak Tugiman dan istrinya mengikuti rangkaian manasik pertama bersama Ustaz Aliyan Kardi, S.Pd. Didampingi jamaah lainnya, suasana khusyuk tampak menyelimuti jalannya kegiatan manasik tersebut.
Dalam penyampaiannya, Ustaz Aliyan mengatakan bahwa Allah SWT akan memampukan orang-orang yang sudah terpanggil ke Tanah Suci.
“Allah SWT akan memampukan orang yang sudah terpanggil, bukan memanggil orang yang mampu. Keinginan dan keikhlasan niat yang kuatlah yang mendorong seseorang untuk bisa hadir ke Tanah Suci,” ujar Ustaz Aliyan.
Ia juga menambahkan bahwa setiap ujian yang datang merupakan bagian dari peningkatan derajat keimanan seseorang di hadapan Allah SWT.
“Kami sangat bangga dengan keteguhan dan ketabahan Bapak Tugiman beserta keluarga. Meskipun harus mengeluarkan biaya untuk kedua kalinya agar bisa berangkat ke Tanah Suci, hal ini menjadi bukti bahwa kesungguhan tidak diukur dari nominal yang dikeluarkan, tetapi dari niat dan keikhlasan hati,” tambahnya.
Ustaz Aliyan memastikan pihak El Fajr akan mendampingi para jamaah secara maksimal mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Indonesia.
“Insha Allah kami dari El Fajr akan membersamai Bapak Tugiman sekeluarga mulai dari keberangkatan, pelaksanaan rangkaian ibadah, fasilitas selama di Tanah Suci hingga kepulangan nanti. Kami akan berupaya memberikan pelayanan dan pendampingan semaksimal mungkin,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa rombongan jamaah El Fajr dijadwalkan berangkat dari Pagar Alam pada 28 Juli 2026 menuju Asrama Haji Palembang. Selanjutnya pada 29 Juli 2026, jamaah akan bertolak dari Palembang menuju Jeddah.
“Semuanya sudah kami kondisikan. Kami berharap seluruh jamaah dapat beribadah dengan khusyuk, lancar, dan memperoleh umroh yang mabrur serta mabruroh,” tutupnya.













