PAGAR ALAM, Metrosumatera.id – Pemandangan tak biasa terlihat di halaman belakang Kantor Wali Kota Pagar Alam, kawasan Gunung Gare. Belasan unit mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam yang sudah rusak dan terbengkalai, kini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, khususnya kalangan anak muda dan pelajar.
Kendaraan berpelat merah yang sudah tidak layak pakai tersebut dimanfaatkan pengunjung sebagai lokasi unik untuk berfoto bersama. Bahkan, keberadaan mobil-mobil tua itu kini menjadi semacam spot foto yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Pantauan Metrosumatera.id, Minggu (1/11/2026), terlihat belasan unit kendaraan berbagai jenis terparkir menumpuk di halaman belakang Kantor Wali Kota Pagar Alam. Salah satunya sebuah bus pariwisata yang pada masanya pernah menjadi kendaraan andalan dengan ciri khas lukisan pada bagian bodinya.
Namun, kondisi kendaraan tersebut kini cukup memprihatinkan. Sebagian besar terlihat tidak terawat, dengan ban kempis, kaca kusam, bodi berkarat, serta cat yang mulai mengelupas. Bahkan, beberapa kendaraan tampak seperti bangkai mobil yang sudah lama ditinggalkan.
Menariknya, kondisi tersebut justru menghadirkan daya tarik tersendiri. Perpaduan bodi kendaraan yang berkarat, cat usang, serta tumbuhan liar dan lumut yang mulai merambat menciptakan nuansa aesthetic decay, yakni keindahan visual dari benda-benda tua yang mengalami kerusakan dan pelapukan.
Fenomena ini membuat deretan mobil dinas tersebut menjadi lokasi foto yang unik dan berbeda dari tempat wisata pada umumnya.
Salah seorang pengunjung, Ria, pemuda asal Kabupaten Lahat, mengatakan bahwa keberadaan mobil-mobil tua tersebut memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi kalangan anak muda yang gemar mencari lokasi foto unik.
Menurutnya, kendaraan tua dengan kondisi berkarat, penyok, dan cat mengelupas justru memberikan kesan klasik atau rustic, bahkan menghadirkan suasana seperti lokasi dalam film bertema post-apocalyptic.
“Menurut kami, tempat ini cukup unik untuk dijadikan spot foto. Mobil-mobil tua yang sudah berkarat justru memiliki nilai estetika tersendiri. Apalagi, tidak semua tempat memiliki pemandangan seperti ini,” ungkap Ria saat diwawancarai, Minggu (1/11/2026) pagi.
Ia mengaku mengetahui keberadaan lokasi tersebut setelah melihat sejumlah unggahan di media sosial, seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Dalam unggahan itu, terlihat mobil-mobil dinas Pemkot Pagar Alam yang terparkir di halaman belakang kantor wali kota menjadi lokasi favorit untuk berfoto.
“Setelah melihat unggahan di media sosial, kami jadi penasaran dan ingin datang langsung. Ternyata memang cukup menarik untuk dijadikan tempat berfoto bersama,” tambahnya.
Di balik fenomena yang kini menarik perhatian anak muda tersebut, kondisi belasan kendaraan dinas yang terbengkalai juga menjadi perhatian tersendiri. Pasalnya, kendaraan tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah yang perlu mendapat kejelasan terkait status, pendataan, serta penanganannya.
Masyarakat tentu berharap Pemkot Pagar Alam dapat melakukan pendataan dan evaluasi terhadap kendaraan dinas yang sudah tidak layak pakai, sehingga aset daerah tersebut tidak dibiarkan terbengkalai tanpa kejelasan.
(LEN)













