PAGAR ALAM,Metrosumatera.com – Tim pendamping Hukum pelaksaan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel), memantau langsung sejumlah proyek pembangunan yang dilakukan Kementria Pekerjaan Umum Ripublik Indonesia (RI) tahun 2026 di Pagaralam, khususnya DI Lematang Kelurahan Jokoh, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.
“Kami merupakan tim dari Kejati Sumsel yang melakukan pengawasan langsung terhadap sejumlah proyek strategis nasional terutama pelaksaan pembangunan D I Lematang, Pagaralam,” ungkap Hendra salah satu anggota tim Kejati Sumsel.
Menurut dia, memang sudah ada kerjasama dalam bentuk MoU antara Kentrian PU dan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait pengawasan sejumlah proyek diberbagai tempat di Sumsel, seperti Banyuasin, Muara Enim, Lahat dan termasuk Pagaralam.
“Sebelumnya kami baru saja selesai memantau langsung proyek Kementrian PU di Banyuasin, Lahat dan Muara Enim kemudian terkahir Di Pagaralam,” ungkap dia.
Ia mengatakan, pengawasan dilakukan bertujuan untuk mendukung program pemerintah pusat melalui PSN berjalan sesuai dengan ketentuan hukum dan aspek manfaat bagi masyarakat sehingga tujunya akan tercapai.
Ia menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan pengecekan proyek Irigasi dan proyek Kementrian lainnya, yang juga menjadi program peningkatan bidang ketahanan pangan ini, termasuk untuk DI Lematang Pagaralam, pengerjaanya sedang berlangsung sehingga perlu dilakukan pengawasan.
“Kita sudahlah cek semua lokasi bendungan DI Lematang, sarana pendukung seperi alat berat, papan proyek dan berbagai tempat yang sedang di kerjakan saat ini,” ujar dai.
Dikatan Hendra, pengerjaan proyek DI Lematang Pagaralam ini Desember 2026 ini, sehingga tim Pengawas perlu melihat langsung sejauh mana pengerjaan pembangugan fasilitas peningkatan DI Lematang.
Sementara itu Wali Kota Pagaralam H Ludi Oliansyah ST mengatakan, memang ada program pemerintah pusat yang disebar diberbagai daerah khususnya Pagaralam mendukung bidan ketahanan pangan.
“Untuk Pagaralam memang masuk dalam program pemerintah pusat melalui PSN membangun DI Irigasi Lematang, nanti harapkan akan dapat mendukunh perluasan persawahan sehingga mendukung swasembada pangan,” ujar dia.
Dia mengatakan, tidak hanya bidang itu saja yang menjadi program pemerintah pusat di Pagaralam, selain target perluasan daerah juga melakukan penanaman bawang putih,” ugkap dia.
Kemudian, kata Ludi, kalau proyek Kementrian biasanya ada pendaping hukum sebagai bentuk pengawasan agar programnya berjalan sesuai dengan harapan.
“Biasanya Kejati Sumsel, menjadi pendamping hukum, untuk beberapa proyek Kementrian PU khususnya untuk jaringan irigasi termasuk DI Lematang Kecamatan Dempo Tengah, Pagaralam,” imbuhnya.
(LEN)













