PALEMBANG, Metrosumatera.id – Pengamat politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka Palembang, Ade Indra Chaniago, berhasil meraih penghargaan APSIPOL Award for Community Engagement 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dan keterlibatannya dalam pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran ilmu pengetahuan, khususnya ilmu politik, dalam kehidupan bermasyarakat dan demokrasi di Indonesia.
Ade Indra Chaniago menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas penghargaan yang diterimanya. Ia juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada APSIPOL atas apresiasi tersebut.
Menurut Ade, penghargaan ini bukan semata-mata pengakuan terhadap capaian pribadi, melainkan sebuah amanah sekaligus pengingat bahwa ilmu pengetahuan harus memiliki tanggung jawab sosial.
Ia menegaskan, ilmu politik tidak boleh hanya berkembang di ruang seminar, ruang perkuliahan, atau menjadi bahan perdebatan di kalangan akademisi. Lebih dari itu, ilmu politik harus hadir di tengah masyarakat untuk membantu publik memahami berbagai persoalan kekuasaan, kebijakan, demokrasi, keadilan, hingga tata kelola pemerintahan.
“Sebab, pada hakikatnya, politik bukan hanya tentang bagaimana kekuasaan diperoleh dan dipertahankan, tetapi juga tentang bagaimana kekuasaan digunakan untuk menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat,” ungkapnya.
Ia juga memandang keterlibatan masyarakat atau community engagement sebagai bagian penting dari tanggung jawab intelektual. Akademisi dan pemerhati politik tidak cukup hanya menjadi pengamat, tetapi harus mampu menjembatani pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat serta mendorong lahirnya kebijakan publik yang lebih berpihak kepada kepentingan rakyat.
Lebih lanjut, Ade berharap penghargaan APSIPOL Award for Community Engagement 2026 dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkontribusi, dan memperkuat peran ilmu politik dalam membangun kehidupan demokrasi Indonesia yang lebih baik.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat, khususnya mereka yang selama ini menjadi sumber pembelajaran, inspirasi, dan perjuangan dalam kerja-kerja pengabdian,” tuturnya.
Ia berharap ilmu pengetahuan tidak hanya menjadi kebanggaan di lingkungan akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi dan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat luas.
“Karena bagi saya, ukuran keberhasilan ilmu pengetahuan bukan hanya seberapa tinggi ia berkembang di ruang akademik, tetapi seberapa besar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Ade. (red)













